11 Mei 2013

Aku dan Kugy Perahu Kertas

Kugy adalah tokoh yang diceritakan sebagai seorang yang unik. Hobi bercerita, terobsesi untuk menjadi pendongeng.
Namun baginya menjadi pendongeng bisa jadi hanyalah mimpi, hingga kemudian dia bertemu seorang yang memahami dunianya.
Cerita Kugy adalah cerita percintaan remaja sebagaimana pada umumnya, cerita tentang persahabatan dan juga cinta kasih keluarga.
Kugy bukan seorang yang mudah mencurahkan isi hatinya. Tempat curahan hatinya adalah buku kecil yang dipenuhi dengan tulisannya. Tulisan tentang cerita hidupnya.
Keenan diceritakan sebagai tokoh yang hampir mirip seperti Kugy. Sama-sama memilih media lain untuk mencurahkan isi hatinya. Keenan memelihi utuk mencurahkannya dalam bentuk karya lukis.
Yang perlu mendapat garis besar adalah keduanya mampu menghasilkan karya-karya yang justru saling mengilhami.

Kemauan dan tekad yang kuat, membawa keduanya tumbuh menjadi seseorang. Walaupun pada awalnya, ada "drama" kepura-puraan yang harus mereka lalui dalam sebuah episode hidup. Namun pada akhirnya mampu keluar dari keterpaksaan dan berdiri tegak untuk dapat menjadi diri sendiri.

Kisah cinta Kugy dan Keenan, dipenuhi dengan keragu-raguan. Bersama sebagai teman, sahabat, namun masing-masing hanya mampu memendam rasa dalam hati tanpa ada keberanian untuk mengakui. Ada prasangka yang terbersit di hati mereka. Namun konsep cinta tak harus memiliki, mereka pilih sebagai anggapan bentuk memberikan kebahagian untuk keduanya.
Namun, seiring perjalanan waktu, cinta dan perasaan mereka satu sama lain tak bisa dipungkiri.
Masing-masing yang sebelumnya telah memilih seseorang sebagai tambatan hati, nyatanya tak mampu mengisi kekosongan hati yang terlanjur telah terpaut.

Di akhir kisah, sebagaimana cerita cinta dalam sebuah dongeng, berakhir dengan manis. Keenan dan Kugy akhirnya bersatu dalam cinta yang sebelumnya pernah mereka pungkiri, Dan mereka pun hidup bahagia dengan menemukan cinta sejatinya. Kugy tak lagi melarung perahu kertas untuk sekedar membawa cerita-ceritanya, karena baginya kini telah ada sang tambatan hati, Keenan.

15 Januari 2013

K a n g e n......

Lama tidak membuka blog ini, lama juga tidak menuliskan sesuatu sekedar untuk menulis cerita, berbagi sesuatu untuk bisa jadi bacaan.

Kangen rasanya untuk bisa bercerita dan menulis lagi.

Entah karena kesibukan yang dibikin bikin sesibuk-sibuknya,
atau mungkin karena waktu yang seolah berlalu begitu cepat, berlari berkejaran dengan banyak hal yang seharusnya dan ingin kulakukan,
atau ide-ide yang hanya melintas tapi tidak berkembang, hingga tak mampu menggerakkanku untuk menuangkannya di dalam sebuah tulisan,
ataukah hanya karena rasa malas yang jadi biang keroknya.

Ya.. Malas, satu kata yang bisa jadi penyakit yang menghambat kemajuan.
Karena malas, kita tak jadi melakukan sesuatu
Karena malas, kita tak dapat menambah ilmu,
Karena malas juga kita mungkin melewatkan hal-hal yang penting


Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk tidak membiarkannya besemayam di diri dan pikiran kita?
Bangkit... ya bangkitlah..
Bangun semangat..
Bangun keinginan kuat..
Banyak yang bisa kita lakukan 
Banyak yang harus kita lakukan
Banyak hal yang masih perlu diketahui ilmunya..
Banyak hal.. banyak sesuatu.. dan banyak apa-apa lagi...
Ayo.. semangat yuk.. semangat....

Kangen... ya.. aku kangen menuliskan ini semua  :D