25 Mei 2009

Senja Hari di Grand Depok City

Tambah GambarBerlibur bersama keluarga memang saat-saat yang sangat menyenangkan. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama. Apapun bentuknya kebersamaan itu senantiasa memberi kebahagian dan keindahan. Salah satunya, inilah ekspresi anak-anak ketika menunggu ayahnya menyelesaikan suatu urusan yang tertunda di Kantor Pemasaran Grand Depok City.


29 April 2009

Burung dengan Sebelah Sayap


Oleh : Gede Prama

Seorang SAHABAT dengan potensi tinggi, mengeluh berat setelah pindah-pindah kerja di lebih dari lima tempat. Tadinya, saya fikir ia mencari penghasilan yang lebih tinggi. Setelah mendengarkan dengan penuh empati, SAHABAT ini rupanya mengalami kesulitan dengan lingkungan kerja. Di semua tempat kerja sebelumnya, dia selalu bertemu dengan orang yang tidak cocok. Di sini tidak cocok dengan atasan, di situ bentrok dengan rekan sejawat, di tempat lain malah diprotes bawahan.

Kalau SAHABAT di atas berhobi pindah-pindah kerja, seorang SAHABAT saya yang lain punya pengalaman yang lain lagi. Setelah berganti istri sejumlah tiga kali, dengan berbagai alasan yang berbau tidak cocok, ia kemudian merasa capek dengan kegiatan berganti-ganti pasangan ini.
Seorang pengusaha berhasil punya pengalaman lain lagi. Setiap kali menerima orang baru sebagai pimpinan puncak, ia senantiasa semangat dan penuh optimis. Seolah-olah orang baru yang datang pasti bisa menyelesaikan semua masalah. Akan tetapi, begitu orang baru ini berumur kerja lebih dari satu tahun, maka mulailah kelihatan busuk-busuknya. Dan ia pun mulai capek dengan kegiatan berganti-ganti pimpinan puncak ini



20 April 2009

Cinta


Ketika cinta hadir,
ada rasa bahagia di hati
ada keinginan untuk berbagi
ada keinginan untuk memberi
ada keinginan untuk dihargai

Ketika cinta ada,
harusnya yang datang adalah bahagia
selalu ada saling pengertian
selalu ada saling perhatian

Ketika cinta datang,
setiap perbedaan dirasakan sebagai keindahan
bersatu dalam keharmonian
karena cinta datang untuk mengoyak perbedaan


27 Maret 2009

Mengapa Anak Terus Panas-batuk-pilek?

Oleh : Prof. Iwan Darmansjah
Artikel pendek ini menjelaskan bagaimana Anda bisa mengatasi panas-batuk-pilek anak Anda berkepanjangan, dengan menghilangkan kepercayaan terhadap antibiotika yang lebih banyak menimbulkan masalah daripada manfaat dalam mengobati FLU.

Seorang bayi seharusnya jarang sakit, karena masih ditopang imunitas tinggi sewaktu dikandung atau menyusu ibunya. Penyakit sehari-hari seperti flu (yang ditandai panas-batuk-pilek), penyakit virus lain, atau bahkan infeksi kuman dapat ditolaknya. Sejak lama fakta ini telah disadari. Coba saja, bila bayi Anda tinggal serumah dengan seorang penderita campak, maka biasanya ia tidak akan gampang tertular.

Namun nyatanya, banyak anak dan bayi menjadi pelanggan dokter setiap 2 - 3 minggu karena penyakit yang sama: bolak-balik demam, batuk, dan pilek. Tentu banyak orang tua bosan. Mereka menggugat, "Mengapa ini harus terjadi, sedangkan semua kebutuhan anak saya telah dicukupi?"




23 Maret 2009

Sepenggal cerita disaat cuti

Awal bulan ini saya terpaksa ngambil jatah cuti tahun ini. Gara-garanya si mbak yang biasa nemenin anak-anak di rumah pulang kampung, dan akhirnya pamit nggak balik kerja lagi. Katanya sih karena usaha ibunya yang mulai berkembang jadi perlu ada yang membantunya. Ya apa boleh buatlah... Kembali saya & suami dibuat pusing. Masalah klasik buat suami-istri yang sama-sama kerja, begitu kata teman di kantor. But, life must go on! Kami mulai lagi mencari orang yang mampu dan dapat dipercaya untuk nemenin anak-anak saat ditinggal ayah bundanya kerja.
Sementara belum dapat pengganti, sengaja saya cuti untuk menemani anak-anak sementara waktu. Tahu reaksi mereka? Si kecil Mirza tambah lengket, apapun harus bundanya yang ngerjakan dan bantuin dia. Shafira malah kegirangan, "Asyik...asyik... Kita pulang sekolah nanti, bunda ada di rumah!" Bahkan dengan entengnya dia berkata, "Bunda, mendingan kita gak usah punya mbak aja ya... Biar bunda di rumah terus." Deg, ada sesuatu perasaan yang bikin saya terhenyak. Mungkinkah selama ini saya kurang memperhatikan mereka? Di sisi lain ada keharuan yang menyergap hati, ternyata walaupun setiap hari mereka ditinggal ke kantor seharian, mereka masih tetap menempatkan bundanya di hati mereka (alhamdulillah....)