18 Juni 2009

Mengenang Ibunda, Catatan hari-hari terakhir


30 Mei 2009
Hari ini, seperti biasa adalah jadwal ibu untuk melakukan kontrol gula darah. Pagi-pagi kami ke RS Sari Asih Serang, ibu masuk laboratorium untuk check up glukosa puasa dan fungsi ginjal. Pulang sebentar untuk kemudian kembali dua jam lagi, check up glukosa 2 jam PP. Hasil diterima, langsung konsultasi dengan Dr. Herman Prabowo, beliau dokter spesialis penyakit dalam. Indeks gula darah dalam 20 hari terakhir begitu bagus, normal, berkisar di 118-120-an. Perkembangan yang cukup menggembirakan bagi kami. Tapi penjelasan dokter membuat kami terhenyak! Indeks ureum & kreatinin justru tambah naik dari saat pemeriksaan sebelumnya, nilainya mencapai 122 dan 5,6. Berbekal dari hasil lab tersebut dokter meminta kami untuk melakukan USG ginjal dan foto rontgen jantung. Seharian kami di sana dan hasilnya sungguh di luar dugaan! Jantung mulai membesar dan di dalam ginjal ibu terdapat batu yang menutup saluran air seni sehingga cairan dari ginjal tidak dapat terbuang. Itulah yang menyebabkan ginjal sebelah kanan membengkak. Saran dari Dr. Herman, segera konsultasi ke Dr Spesialisasi Urologi!


26 Mei 2009

Bersama kita bisa! (bukan kampanye lho....)

Manusia sebagai makhluk sosial , tidak mungkin dapat hidup sendiri. Sudah menjadi hukum alam bahwa manusia selalu memerlukan bantuan dari lingkungan di sekelilingnya. Karenanya, interaksi sosial menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan seorang manusia. Beban sebesar apapun dapat terasa lebih ringan bila kita bersama-sama menanggungnya.

Dalam kehidupan berumah tangga, pekerjaan rumah akan lebih terasa ringan bila seluruh isi rumah turut serta mengerjakannya, minimal untuk kebutuhan dirinya sendiri. Hal ini sudah terbukti dalam keluarga kami. Contohnya saat pembantu di rumah kami berhenti karena suatu alasan. Tentunya keadaan ini membuat saya repot luar biasa, apalagi di saat jatah cuti sudah tidak ada lagi. Mau tidak mau antara pekerjaan rumah dan kantor keduanya harus tetap dijalani. Di satu sisi pekerjaan rumah yang tak ada habisnya harus dikerjakan, di sisi lain tugas dan tanggung jawab di kantor pun harus diselesaikan. Waktu yang tersedia selama 24 jam rasanya teramat singkat. Pekerjaan satu belum selesai harus mengerjakan pekerjaan lain yang memang sudah menunggu untuk dikerjakan. Kondisi yang berpotensi untuk membuat stress pelakunya!




25 Mei 2009

Senja Hari di Grand Depok City

Tambah GambarBerlibur bersama keluarga memang saat-saat yang sangat menyenangkan. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama. Apapun bentuknya kebersamaan itu senantiasa memberi kebahagian dan keindahan. Salah satunya, inilah ekspresi anak-anak ketika menunggu ayahnya menyelesaikan suatu urusan yang tertunda di Kantor Pemasaran Grand Depok City.


29 April 2009

Burung dengan Sebelah Sayap


Oleh : Gede Prama

Seorang SAHABAT dengan potensi tinggi, mengeluh berat setelah pindah-pindah kerja di lebih dari lima tempat. Tadinya, saya fikir ia mencari penghasilan yang lebih tinggi. Setelah mendengarkan dengan penuh empati, SAHABAT ini rupanya mengalami kesulitan dengan lingkungan kerja. Di semua tempat kerja sebelumnya, dia selalu bertemu dengan orang yang tidak cocok. Di sini tidak cocok dengan atasan, di situ bentrok dengan rekan sejawat, di tempat lain malah diprotes bawahan.

Kalau SAHABAT di atas berhobi pindah-pindah kerja, seorang SAHABAT saya yang lain punya pengalaman yang lain lagi. Setelah berganti istri sejumlah tiga kali, dengan berbagai alasan yang berbau tidak cocok, ia kemudian merasa capek dengan kegiatan berganti-ganti pasangan ini.
Seorang pengusaha berhasil punya pengalaman lain lagi. Setiap kali menerima orang baru sebagai pimpinan puncak, ia senantiasa semangat dan penuh optimis. Seolah-olah orang baru yang datang pasti bisa menyelesaikan semua masalah. Akan tetapi, begitu orang baru ini berumur kerja lebih dari satu tahun, maka mulailah kelihatan busuk-busuknya. Dan ia pun mulai capek dengan kegiatan berganti-ganti pimpinan puncak ini



20 April 2009

Cinta


Ketika cinta hadir,
ada rasa bahagia di hati
ada keinginan untuk berbagi
ada keinginan untuk memberi
ada keinginan untuk dihargai

Ketika cinta ada,
harusnya yang datang adalah bahagia
selalu ada saling pengertian
selalu ada saling perhatian

Ketika cinta datang,
setiap perbedaan dirasakan sebagai keindahan
bersatu dalam keharmonian
karena cinta datang untuk mengoyak perbedaan